Jaksa Tahan 4 Tersangka Korupsi Pembangunan Puskesmas di Aceh Besar, Ini Nama Mereka dan Jabatannya

“Penahanan para tersangka untuk kepentingan proses penyidikan. Merek akita tahan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas IIB Jantho, Aceh Besar,” kata Basril.

PROHABA.CO, KOTA JANTHO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar menahan empat tersangka dugaan korupsi pada pembangunan puskesmas di kabupaten itu dengan nilai kontrak mencapai Rp 2,64 miliar.

Keempat tersangka itu adalah TZF (53), MR (38), SI (50), dan SN (30).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Besar, Basril G, Selasa (6/2/2024) mengatakan, keempat tersangka ditahan karena dikhawatirkan melarikan diri, merusak barang bukti, atau tindakan lain yang dapat menghambat proses penyidikan.

“Penahanan para tersangka untuk kepentingan proses penyidikan.

Merek akita tahan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas IIB Jantho, Aceh Besar,” kata Basril dikutip dari Kompas.com.

Menurut Kajari, para tersangka memiliki peran masing-masing dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Lamtamot Gunung Biram, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar.

Pada tahun anggaran 2019, Pemkab Aceh Besar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat membangun Puskesmas Lamtamot Gunung Biram dengan nilai kontrak Rp 2,64 miliar.

Tersangka TZF adalah Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada Dinkes Aceh Besar.

Lalu, MR merupakan Wakil Direktur CV SN selaku rekanan pelaksana.

Sementara SI adalah peminjam perusahaan, dan SN merupakan Direktur CV DPC, perusahaan yang bertindak sebagai konsultan pengawas dalam proyek tersebut.

Basril menyatakan, mereka bersama-sama diduga melakukan korupsi pekerjaan pembangunan puskesmas tersebut.

“Para tersangka diduga tak melaksanakan pembangunan puskesmas sesuai spesifikasi, di mana terdapat kekurangan pekerjaan,” ungkapnya.

“Berdasarkan pemeriksaan ahli, kekurangan pekerjaan tersebut menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 134 juta,” tambah Basril.

Halaman selanjutnya

Halaman

12

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *